Archive for Desember 2017
ANDROID MOBILE
Android merupakan sebuah sistem operasi
telepon seluler dan komputer tablet layar sentuh (touchscreen) yang berbasis Linux. Namun seiring
perkembangannya Android berubah menjadi platform yang begitu
cepat dalam melakukan inovasi. Hal ini tidak lepas dari pengembang utama dibelakangnya
yaitu Google. Google-lah yang mengakusisi android, kemudian membuatkan
sebuah platform. Platform Android terdiri dari sistem operasi
berbasis Linux, sebuh GUI (Graphic User Interface),
sebuah web browser dan aplikasi end-user yang
dapat di download dan juga para pengembang bisa dengan leluasa berkarya serta
menciptakan aplikasi yang terbaik dan terbuka untuk digunakan oleh berbagai
macam perangkat.
Sejarah Android
Pada
awal mulanya Android Inc, merupakan sebuah perusahaan software kecil yang didirikan
pada bulan Oktober 2003 di Palo Alto, California, USA. Didirikan oleh beberapa
senior di beberapa perusahaan yang berbasis IT & Communication; Andy Rubin,
Rich Miner, Nick Sears dan Chris White. Menurut Rubin, Android Inc didirikan
untuk mewujudkan mobile device yang lebih peka terhadap lokasi dan preferensi
pemilik. Dengan kata lain, Android Inc, ingin mewujudkan mobile device yang
lebih mengerti pemiliknya.
Konsep
yang dimiliki Android Inc, ternyata menggugah minat Google untuk memilikinya. Pada bulan Agustus
2005, akhirnya Android Inc diakuisisi oleh Google Inc. Seluruh sahamnya dibeli
oleh Google. Banyak yang memperkirakan nilai pembelian Android Inc oleh Google
adalah sebesar USD 50 juta. Saat itu banyak yang berspekulasi, bahwa akuisisi
ini adalah langkah awal yang dilakukan Google untuk masuk kepasar mobile phone.
Andy Rubin, Rich Miner, Nick Sears dan
Chris White tetap di Android Inc yang dibeli Google,sehingga akhirnya mereka
semua menjadi bagian dari raksasa Google dan sejarah android. Saat
itulah mereka mulai menggunakan platfor linux untuk membuat sistem operasi bagi
mobile phone.
Saat ini terdapat dua
jenis distributor sistem operasi ini didunia. Pertama yang mendapat dukungan
penuh dari Google atau Google Mail Service (GMS), dan yang kedua
adalah yang benar-benar bebas distribusinya tanpa dukungan langsung
dari Google atau dikenal dengan Open Handset
Distribution (OHD). Sistem operasi ini membuka pintu untuk para developer
untuk mengambangkan software ini denganAndroid SDK (Software Development
Kit), yang menyediakan tool dan API yang dibutuhkan untuk
memulai mengembangkan aplikasi pada platfor Android menggunakan
pemrograman Java.
Hal ini membuka
kesempatan bagi para penggemar open source untuk ikut terjun
mengembangkan sistem operasi Android. Kemudian mulai bermunculan
berbagai komunitas yang membangun dan berbagi
sistem Android berbasis firmware dengan sejumlah
penyesuaian dan fitur-fitur tambahan, seperti FLAC lossless audio dan
kemampuan untuk menyimpan download aplikasi pada microSD
card. Mereka sering memperbaharui paket-paket firmware dan
menggabungkan elemen-elemen fungsi Android yang belum resmi
diluncurkan dalam suatu firmware.
Pada
bulan September 2007 Google mulai mengajukan hak paten aplikasi
telepon seluler. Disusul dengan dikenalkannya perangkat
seluler Android yang pertama pada tahun 2008, yaitu HTC
Dream.
Perangkat ini menggunakan sistem
operasi Andoroid versi 1.0.
Hadirnya HTC
Dream telah mendorong perusahaan-perusahaan perangkat keras lainnya untuk
ikut menggunakan sistem operasi Android. Dan kemudian pada tahun 2008
terdapat beberapa perusahaan yang ikut bergabung dalam Android Arm
Holdings yaitu Atheros Communications diproduksi oleh Asustek
Computer Inc, Garmin Ltd, Softbank, Sony Ericsson, Toshiba Corp, dan Vodafone
Group Plc.
Saat ini sistem
operasi Android menjadi pilihan yang menguntungkan bagi
banyak vendor smartphone karena memiliki biaya lisensi yang lebih
murah dan sifatnya yang semi-open source. Selain
itu Android tentunya juga akan support dengan
berbagai layanan dari Google.
Samsung
menjadi vendor Android yang paling sukses setelah memperkenalkan handset
Androidnya yang diberi nama Samsung
Galaxy. Dengan dukungan berbagai
vendor smartphone saat ini Android telah berhasil menumbangkan Apple sebagai sistem
operasi yang paling banyak digunakan. Android kini telah menguasai 59%
penjualan smartphone dan tablet di dunia.
Perkembangan versi OS Android
Keunikan
dari nama sistem operasi (OS) Android adalah dengan menggunakan nama makanan
hidangan penutup (Dessert) atau Cemilan manis. Selain
itu juga nama-nama OS Android memiliki huruf awal berurutan sesuai abjad; Cupcake, Donut, Eclair, Froyo, Gingerbread, HoneyComb, Ice
Cream, Jelly Bean.
Namun
juru bicara Google, Randall Sarafa enggan memberi tahu alasannya. Sarafa hanya
menyatakan bahwa pemberian nama-nama itu merupakan hasil keputusan internal dan
Google memilih tampil sedikit ajaib dalam hal ini.
Android Beta
Android 1.0 Astro
Android
1.5 Cupcake
Android 1.6 Donut
Android 2.0/2.1 Éclair
Android 2.2 Froyo (Froze Yoghurt)
Android 2.3 Gingerbread
Android 3.0/3.1 Honeycomb
Android 4.0 ICS (Ice Cream Sandwidch)
Android versi 4.1 (Jelly Bean)
Sumber :











